Yunior Adichandra Nange, Pria berkacamata minus dua, kelahiran Kupang, 6 Juni 1978 ini, menyelesaikan semua jenjang pendidikan formalnya di Kupang. Tahun 1991, menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Oetete 1 Kupang, lanjut ke SMP Negeri Kupang dan tamat pada tahun 1994. Jenjang menengah atasnya selesai pada tahun 1997 dari Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 1 Kupang. Suami dari Nurafni Irene Abidano ini, mendapat gelar sarjana pada jurusan Ilmu Pemerintahan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang di Tahun 2002. Semenjak di bangku kuliah, pria beranak tiga ini, selalu libatkan diri pada berbagai organisasi, baik dalam kampus maupun luar kampus. Pengalaman organisasinya, mengantar dia untuk terjun pada dunia kerja sebagai aktivis LSM. Belasan tahun bekerja sebagai pegiat sosial di LSM PIAR NTT, pria yang selalu disapa Anang, pernah dipercayakan sebagai Koordinator Program dalam kurun waktu tahun 2009-2015. Selepas dari PIAR NTT, bersama beberapa teman mendirikan sebuah LSM yang diberi nama Generasi Mandiri Nusa Tenggara Timur (GEMA NTT), pada tahun 2016, dan dipercaya sebagai Koordinator Umum. Di tahun 2017, mulai membuka diri untuk mendalami kerja-kerja pengawasan pemilu, dan mengawalinya sebagai Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kelurahan Kolhua Kecamatan Maulafa untuk pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Periode 2017-2022. Sejak Agustus 2017, mantan pengawas PD Pasar kota Kupang tahun 2009-2012 ini, lanjut mengabdikan diri sebagai Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kupang untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023.