Bawaslu Kota Kupang Gelar Seminar di Universitas Uyelindo
|
Bawaslu Kota Kupang – Dalam rangka mengoptimalkan sinergi lintas sektor guna menumbuhkan kesadaran politik di kalangan generasi muda. Bawaslu Kota Kupang mengambil langkah strategis yang diwujudkan melalui penyelenggaraan Diskusi Konsolidasi Demokrasi (DKD) bertajuk “Seminar Bawaslu Goes to Campus” di Aula Sukarto, Universitas Uyelindo. Mengusung tema utama “Peran Mahasiswa dalam Mengawasi Demokrasi yang Jujur, Adil, dan Berintegritas”, kegiatan ini difokuskan sebagai wadah pendidikan pemilih pemula bagi ratusan mahasiswa baru. Sabtu (17/10/2026).
Pelaksanaan seminar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tertinggi perguruan tinggi setempat, di antaranya Rektor Universitas Uyelindo, Dr. Reimerta N. Naatonis, S.Kom., M.Cs., M.CE; Wakil Rektor, Sumarlin; serta Kepala Humas dan Promosi, Johannes V. A. Nanggi Ang. Dari pihak penyelenggara, hadir langsung Ketua Bawaslu Kota Kupang, Yunior A. Nangge; Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H), Muhammad Fathuda; Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Leonardus L. Liwun; beserta jajaran staf teknis Bawaslu Kota Kupang dan mahasiswa magang dari FISIP Undana.
Dalam sesi panel materi, para mahasiswa baru mendapatkan pembekalan menyeluruh dari dua narasumber kompeten yang mengupas tuntas tantangan demokrasi kontemporer. Sesi pertama dibawakan oleh Yotri M. Zaid, S.H., M.H., yang memaparkan materi bertajuk “Menangkal Isu Hoaks Pemilu di Ruang Siber”. Beliau menekankan pentingnya literasi digital bagi mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi palsu, ujaran kebencian, serta polarisasi berbasis SARA yang kerap meningkat di media sosial menjelang agenda politik.
Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Fathuda, S.Kom., yang mengulas tema “Partisipasi Pemilih Pemula dalam Pilkada Serentak 2024”. Pemaparan ini memberikan pemahaman taktis mengenai hak konstitusional pemilih pemula serta bagaimana cara mengawal setiap tahapan pemilu agar berjalan secara transparan dan akuntabel.
Acara yang dikemas secara dinamis ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Sesi diskusi dan tanya jawab mencairkan suasana tatkala mahasiswa baru secara aktif melontarkan berbagai pertanyaan kritis seputar mekanisme pengawasan pemilu di lapangan, yang kemudian ditanggapi secara lugas dan edukatif oleh para pemateri.
Melalui penyelenggaraan Bawaslu Goes to Campus ini, Bawaslu Kota Kupang bersama civitas akademika Universitas Uyelindo menaruh harapan besar agar mahasiswa tidak sekadar menjadi objek pasif pemilu, melainkan bertransformasi menjadi agen perubahan (agent of change) yang aktif mengawasi proses demokrasi demi melahirkan kepemimpinan daerah yang bersih, berintegritas, dan berdaulat.***
Penulis : Jelia (Mahasiswi magang Fisip Undana) & Mala
Editor : Huda
Foto : Humas