Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Kupang Gelar Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilu

FOTO BERSAMA

Ketua Bawaslu Provinsi NTT (tengah, mengenakan syal tenun) berpose bersama jajaran pimpinan dan koordinator sekretariat Bawaslu Kota Kupang usai pembukaan Rapat Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilihan di Tingkat Kota Kupang, Jumat (10/10/2025).

Bawaslu Kota Kupang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilu selama dua hari, 10–11 Oktober 2025, bertempat di Hotel Aston Kupang. Kegiatan ini merupakan upaya evaluasi kinerja pengawasan Pemilu sekaligus penyusunan strategi pengawasan ke depan, khususnya di masa non-tahapan. Kupang (11/10/2025).

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nonato Da Purificacao Sarmento. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran Bawaslu di luar masa tahapan sebagai wujud akuntabilitas lembaga terhadap publik dan demokrasi.

“Pengawasan tidak boleh berhenti hanya pada masa tahapan. Justru di luar tahapan, kita harus semakin aktif membangun sistem dan kapasitas kelembagaan,” tegas Nonato.

kegiatan
peserta rapat yang fokus pada Rapat penguatan kapasitas kelembagaan Bawaslu dan sinergi dengan berbagai pihak stakeholder.

Kegiatan ini melibatkan Unsur Strategis dan Narasumber Kompeten, unsur strategis, di antaranya perwakilan Gakkumdu, Kesbangpol, LSM, OKP, Panwascam, akademisi, serta insan pers. Kolaborasi multipihak ini diharapkan mampu memperkaya diskusi dan perumusan strategi pengawasan yang partisipatif.

Empat narasumber turut hadir memberikan perspektif dan wawasan terkait penguatan kelembagaan pengawasan Pemilu, Dr. Rudi Rohi (Akademisi Universitas Nusa Cendana) dengan materinya Kajian hasil pengawasan pemilu dan pemilihan dalam rangka pengembangan kebijakan penguatan kelembagaan, Karolus Evantino (Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, mewakili Esthon Foenay) focus pada Evaluasi penyelenggaraan pengawasan pemilu dan pemilihan dalam rangka penguatan demokrasi dan penyelenggaraan pemilu masa depan., Panji Prasetio (Pegiat Pemilu Nasional), menekankan pada Menegakkan etika dan integritas penyelenggara pemilu untuk memperkuat kelembagaan pengawasan pemilu sedangkan Karyono (Analis Politik) berfokus pada Evaluasi penyelenggaraan pengawasan pemilu dan pemilihan sebagai langkah strategis penguatan kelembagaan pengawas pemilu dan pengawasan partisipatif.***

 

Penulis : Sholly Purba
Foto : Humas Bawaslu Kota Kupang
Editor : Huda