Bawaslu Kota Kupang Koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan terkait Pengawasan DPB.
|
Foto Bersama Kordiv PHL Bawaslu Kota Kupang, Yunior A. Nange, S.IP dengan Sekretaris Lurah Fatululi, Robinson Lobo., S.Sos dan Mahasiswa Magang STIKOM ARTHA BUANA.
Bawaslu Kota Kupang - Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Kota Kupang, Yunior A. Nange, S.IP, melalukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Kota Kupang. Koordinasi sekaligus permintaan data kali ini, dilakukan ke Kantor Lurah Fatululi dan Kantor Camat Kota Raja, pada Rabu, (23/3/2022).
Menurut Kordiv PHL Bawaslu Kota Kupang, koordinasi tersebut dilakukan untuk meminta data warga, untuk kepentingan Pemutakhiran DPB, yang saat ini sedang dilakukan oleh KPU Kota Kupang.
Data dimaksud adalah data warga meninggal dunia, beralih status dari penduduk sipil menjadi TNI/ Polri dan sebaliknya yang sudah menjadi purnawirawan, beralih status kewarganegaraan (WNI menjadi WNA dan Sebaliknya WNA menjadi WNI), pindah keluar/ atau masuk wilayah/ pindah domisili, data penduduk yang belum berusia 17 tahun namun sudah menikah, dan informasi data penduduk yang telah melakukan perekaman KTP-E.
"Sasaran data yang diminta ke Kecamatan Kota Raja adalah data perekaman KTP-e sedangkan Kelurahan Fatululi dari semua kebutuhan data tersebut namun data meninggal dunia menjadi sasaran utama yang di minta" kata Adi Nange, sapaan akrab Kordiv PHL Bawaslu Kota Kupang.
Dijelaskan juga oleh Adi Nange, selama ini pergerakan data penduduk itu dinamis, sehingga jika data hanya bersumber dari satu pihak maka perkembangan data tidak didapatkan secara riil.
"Bawaslu Kota Kupang memandang perlu untuk berkoordinasi dengan stakeholder untuk mendapatkan informasi data kependudukan dari lingkup pemerintahan paling kecil" lanjut Adi yang saat itu didampingi beberapa staf.
Adi Nange juga menyebutkan bahwa data yang akan didapatkan dari Kelurahan Fatululi dan Kecamatan Kota Raja itu akan menjadi penting untuk masukan ke KPU untuk melihat dinamika data penduduk, sehingga berdasarkan itu juga KPU Kota Kupang dapat melakukan jemput bola data.
Lurah Fatululi yang diwakili oleh Sekretaris, Robinson Lobo, S.Sos, menyatakan siap memberikan data sesuai permintaan Bawaslu Kota Kupang namun terlebih dahulu akan berkonsultasi dengan Lurah.
"Terimakasih Bawaslu sudah datang, karena susuai informasi dari Pak Lurah tadi kalau ada dari Bawaslu Kota Kupang akan datang jadi saya diminta untuk menerima dan untuk data siap kami berikan tapi nanti baru disiapkan dan di konsultasi dengan Bapak Lurah" kata Robin di ruang kerjanya.
Menurut Robin, untuk Keluarahan Fatululi jumlah penduduk sangat besar dan memang banyak warga yang melakukan pindah keluar tetapi lebih banyak pindah ke luar daerah NTT karena penduduk Fatululi di dominasi oleh pengusaha.
Sedangkan Camat Kota Raja, Victor R. Therik, S.STP, saat menerima tim Bawaslu Kota Kupang, menyampaikan perekaman KTPE di Kecamatan Kota Raja berjalan lancar meski hari sebelumnya alat perekaman sempat eror karena panas, tetapi karena koordinasi cepat dengan tim teknis dari Disdukcapil maka sudah beroperasi kembali. Untuk permintaan data akan sesegera mungkin di kirim ke Bawaslu Kota Kupang.
"Kalau perekaman KTP di sini memang lancar, memang kemarin sempat eror karena mungkin panas, tapi saya langsung koordinasi ke Dukcapil jadi ini hari sudah lancar kembali, tapi kalau memang soal data itu nanti besok saya kirimkan" ucap Victor.
Dalam koordinasi ini, turut serta bersama Kordiv PHL Bawaslu Kota Kupang adalah para staf dan juga mahasiswa magang dari Stikom Artha Buana Kupang.
Penulis : Alfons
Editor : Admin