Forum Warga Sebagai Wadah Komunikasi dan Diskusi Pengawasan Partisipatif
|
Bawaslu Kota Kupang — Forum Warga (FW) Oetalu bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang menggelar diskusi terkait perkembangan forum serta evaluasi pelaksanaan pemilu dan pilkada di wilayah kampung Oetalu, Kelurahan Naioni Kota Kupang. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan RT 19/RW 09 pada Rabu (13/05/2026)
Mengawali diskusi bersama, Ketua Bawaslu Kota Kupang, Yunior A. Nange menanyakan pengalaman pengawasan partisipatif dalam pelaksanaan Pemilu di wilayah kampung Oetalu Kelurahan Naioni.
Menjawab pertanyaan tersebut, Ketua FW Oetalu, Maxi Tokael menjelaskan bahwa selama masa kampanye hingga pencoblosan, situasi keamanan berjalan cukup aman dan kondusif. Meskipun terdapat perbedaan pilihan antar pendukung, hal tersebut tidak sampai menimbulkan konflik maupun gangguan keamanan.
Dijelaskan Maxi bahwa tidak ditemukan adanya pertikaian antar pendukung selama masa tahapan dan setelah pemilu. Kondisi di tengah masyarakat tetap terjaga dengan baik, meskipun sempat dikuatirkan tentang isu politik uang. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan cukup berpengaruh positif untuk mencegah isu politik uang tersebut selama tahapan berjalan.
Menanggapi hal tesebut, Yunior A. Nange menegaskan pentingnya mengidentifikasi peluang-peluang terjadinya persoalan seperti politik uang, karena masih adanya upaya saling memengaruhi dalam menentukan pilihan politik.
Menurutnya, forum seperti ini masih sangat memungkinkan untuk terus menjadi ruang komunikasi dan diskusi bersama terkait pengawasan partisipatif. Keberadaan forum penting untuk menjaga integritas proses demokrasi dan meningkatkan kesadaran pengawasan pemilu di tengah masyarakat.
Saat berdiskusi, Ketua Bawaslu Kota Kupang, didampingi beberapa staf teknis serta mahasiswa magang dari FISIP Undana dan FISIP Unwira Kupang.***
Penulis : Sholly & Sarah Mohar (Mahasiswa Magang Undana)
Foto : Sarah
Editor : Anang