Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Bawaslu dan KPU Kota Kupang adakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Bersama Mahasiswa Magang dari Undana

foto bersama

Narasumber bersama peserta kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026, yang diikuti mahasiswa magang Universitas Nusa Cendana (Undana) di Bawaslu Kota Kupang dan KPU Kota Kupang. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama dalam memperkuat pemahaman kepemiluan, meningkatkan kesadaran demokrasi, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda sebagai pemilih cerdas dan pengawal demokrasi.

Bawaslu Kota Kupang – Dalam rangka memperkuat pemahaman generasi muda tentang demokrasi, kepemiluan serta mengingat Pentingnya pengawasan partisipatif dalam proses demokrasi maka, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kupang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang berkolaborasi Bersama mengadakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 bersama mahasiswa magang Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Selasa, 28/04/2026

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat KPU Kota Kupang ini menghadirkan empat orang dari Bawaslu dan KPU yang berperan sebagai moderator dan narasumber, serta diikuti oleh 12 mahasiswa magang,5 orang Mahasiswa magang dari Bawaslu Kota Kupang dan 7 orang mahasiswa magang dari KPU Kota Kupang sebagai peserta. Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu dan KPU dalam membangun kesadaran politik generasi muda, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai bagian dari pengawal demokrasi yang berintegritas.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Ismael Manoe dengan tema Demokrasi dan Kepemiluan oleh KPU. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa demokrasi merupakan sistem yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi, sedangkan pemilu menjadi instrumen penting dalam mewujudkan kedaulatan rakyat melalui pemilihan pemimpin yang sah, jujur, dan adil.

Ia menegaskan, KPU tidak hanya berperan sebagai penyelenggara tahapan pemilu, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk generasi muda dan mahasiswa. Pendidikan pemilih berkelanjutan dinilai penting dalam membangun kesadaran politik warga negara.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi sebagai kelompok intelektual yang diharapkan menjadi pemilih yang cerdas, kritis, serta mampu menjadi agen edukasi politik di tengah masyarakat.

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Bapak Leonardus Lian Liwun, S.Ag. selaku anggota Bawaslu dengan menitikberatkan pada pentingnya pemilu bagi masa depan bangsa serta peran anak muda dalam demokrasi dan pengawasan partisipatif.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa pemilu bukan hanya sarana memilih pemimpin, tetapi juga ruang menjaga kualitas demokrasi. Karena itu, Bawaslu memiliki peran strategis mengawasi setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk mahasiswa dan pemilih muda. Menurutnya, anak muda hari ini bukan hanya pemilih, tetapi juga agen perubahan dan mitra pengawasan demokrasi.

Peran tersebut dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam pemilu, berpikir kritis terhadap informasi, menolak politik uang, melawan hoaks, serta ikut mengawasi dan melaporkan potensi pelanggaran pemilu.

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, terdapat tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai demokrasi, mengawal proses kepemiluan, dan mendukung pengawasan partisipatif guna mewujudkan pemilu yang bersih dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu bersama KPU Kota Kupang berharap mahasiswa magang dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang demokrasi, kepemiluan, dan fungsi pengawasan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat demokrasi di Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan pesan bersama yang menegaskan semangat demokrasi dan pengawasan partisipatif:

“Pemilu kuat, pengawasan hebat, demokrasi sehat, masa depan bangsa hebat.”

Salam Demokrasi!.***

Penulis : Sholly Purba & Shafa Medina (Mahasiswi Magang)

Foto : Humas Bawaslu Kota Kupang

Editor : Huda