Komunitas Alumni Kader Pengawas Partisipatif, Nuansa Baru Dalam Kepengawasan Pemilu
|
Bawaslu Kota Kupang - Bertempat di Sekretariat Bawaslu Kota Kupang, Alumni SKPP tingkat menengah dari Kota Kupang yang berjumlah 15 orang, deklarasikan Komunitas Sobat Ngopi atau Ngobrol Pintar Pengawas Partisipatif, pada Rabu (10/11/2021).
Acara deklarasi ini juga diselingi dengan diskusi singkat yang menghadirkan Anggota sekaligus Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu NTT, Jemris Fointuna, Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni dan Yunior A. Nange.
Jemris Fointuna mengatakan bahwa kehadiran komunitas alumni yang mengawal penyelenggaraan pemilu merupakan optimisme dan nuansa baru yang membuat lembaga pengawas semakin kuat.
œKomunitas alumni sekolah kader, juga bagian dari komunitas masyarakat yang mengawasi pemilu, dan ini merupakan nuansa baru dalam penyelenggaraan pemilu ungkap Jemris yang juga mantan jurnalis.
Lebih lanjut, Jemris berharap komunitas ini terus berkembang, baik dari sisi anggotanya maupun berinovasi dalam setiap kegiatannya. Komunitas ini harus mampu mendorong dan melahirkan pemilih-pemilih cerdas dalam pemilu maupun pilkada.
Menurutnya, pemilih cerdas adalah pemilih yang menyalurkan hak pilihnya bukan karena berbasis etnis atau SARA, politik uang atau politik transaksional, dan hal-hal negative lainnya. Pemilih yang cerdas harus obyektif dan rasional dan berbasis pada kualitas dan kapabilitas peserta pemilu atau pemilihan.
Sementara itu, Julianus Nomleni menyampaikan bahwa kerja-kerja kerelawanan sangat di perlukan dalam mengawal proses demokrasi serta semangat kerelawanan perlu di jaga dan tingkatkan agar mencapai hasil yang maksimal.
"Jadi kerja kerelawanan seperti ini sangat diperlukan dan juga semangat ini perlu di jaga
dan di tingkatkan dalam mengawal proses demokrasi, sehingga kerja-kerja kita semakin maksimal" kata Julianus yang juga Ketua Bawaslu Kota Kupang ini.
Anggota Bawaslu Kota Kupang sekaligus Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga (kordiv PHL), Yunior A. Nange, pada kesempatan itu mengajak komunitas untuk dapat berkesinambungan sehingga komunitas dapat berkembang dan menjadi
sinergi dengan Bawaslu dalam kerja pengawasan.
"Pada kesempatan ini saya mengajak supaya bagaimana kita menjaga kesinambungan agar komunitas ini bukan kita launching dan selesai tetapi bagaimana pengembangan komunitas ini sehingga betul-betul menjadi sinergi dengan Bawaslu dalam kerja-kerja pengawasan kata Kordiv PHL Bawaslu Kota Kupang yang akrab disapa Adi Nange ini.
Diakhir diskusi, Adi Nange menyampaikan harapan agar komunitas mampu mendesain kegiatan dan berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Kupang untuk mendukung demokrsi lebih baik dan khususnya kerja-kerja pengawasan, baik pemilu maupun pemilhan. Menurutnya, kerja-kerja komunitas menjadi sangat penting dalam mendukung kerja secara lembaga.
Penulis : Alf
Editor : Mala