Lompat ke isi utama

Berita

Nonato Bakar Semangat, Bawaslu Kota Kupang Siap Makin Eksis Di Masa Non-Tahapan

Supervisi

Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, S.Si saat melakukan supervisi dan monitoring ke Bawaslu Kota Kupang.           

Bawaslu Kota Kupang — Ketua Bawaslu Kota Kupang, Yunior Adi Nange, bersama Anggota sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H), Muhammad Fathuda, menerima kunjungan Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Sarmento, dalam suasana penuh semangat di ruang rapat kantor Bawaslu Kota Kupang, Selasa (15/07/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Adi Nange memaparkan berbagai capaian dan aktivitas Bawaslu Kota Kupang selama masa non-tahapan, mulai dari penyusunan kegiatan berbasis timeline sesuai POK hingga inisiatif internal seperti diskusi rutin bersama mahasiswa magang dan produksi podcast. Ia juga menyampaikan data jumlah personel ASN, CPNS, dan PPPK yang ada di lingkungan Bawaslu Kota Kupang.

Sementara itu, Muhammad Fathuda menambahkan bahwa divisinya tetap aktif dengan melaksanakan kegiatan uji petik di beberapa titik. “Hasil uji petik yang kami dapat sudah kami serahkan dalam forum pleno bersama KPU. Selain itu, kami juga konsisten mempublikasikan informasi melalui podcast, website, dan media sosial agar pengawasan tetap hidup meski di luar tahapan pemilu,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Sarmento, menyampaikan pentingnya memaksimalkan masa non-tahapan sebagai momentum untuk meningkatkan eksistensi lembaga pengawas pemilu.

“Mari kita buat kegiatan yang nampak dan masif. Masa non-tahapan ini adalah saat yang sangat krusial untuk membentuk perilaku politik masyarakat, terutama pemilih pemula. Tidak semua harus berbasis anggaran. Kreativitas dan inovasi adalah kunci,” tegas Nonato membakar semangat jajaran Bawaslu Kota Kupang. Menutup pertemuan, Adi Nange menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti masukan tersebut.

“Arahan dari Ketua Bawaslu Provinsi akan kami jadikan bahan dalam rapat pembahasan rutin internal. Kami percaya, publikasi adalah alat utama untuk menunjukkan eksistensi lembaga. Kami siap bergerak,” pungkas Nange***

Penulis : Sholly Purba

Foto : Habiba Koamladin

Editor : Huda