Lompat ke isi utama

Berita

Tinjau Perspektif Penyelenggaraan, Bawaslu dan KPU Kota Kupang Dorong Mahasiswa Jadi Pemilih Cerdas

foto bersama

Bawaslu Kota Kupang – Bawaslu Kota Kupang dan KPU Kota Kupang berkolaborasi menyelenggarakan diskusi kepemiluan bertajuk "Pentingnya Pemilu bagi Masa Depan Bangsa dan Peran Anak Muda dalam Demokrasi" di Aula KPU Kota Kupang, Rabu (29/07/2026). Diskusi ini dipandu oleh moderator Welli A. Ndoen, S.E., dengan pemateri Anggota Bawaslu Kota Kupang, Leonardus Lian Liwun, S.Ag., dan Anggota KPU Kota Kupang, Sitti Fatimah Arman, S.Pd., serta dihadiri oleh 10 mahasiswa magang dari Universitas Uyelindo.

Kegiatan kolaborasi ini tidak hanya membedah sisi pengawasan pemilu, tetapi juga mengkaji peran anak muda dari kacamata penyelenggara teknis untuk melihat dinamika pemilu secara lebih utuh dan komprehensif.

Mewakili unsur KPU, Sitti Fatimah Arman memaparkan bahwa lebih dari 50 persen komposisi pemilih di tingkat nasional maupun di Provinsi NTT saat ini didominasi oleh kalangan muda. Dengan potensi yang besar, adaptif terhadap dunia digital, dan berani mengeksekusi ide baru, generasi muda dituntut untuk menjadi agen perubahan yang rasional.

Ibu Sitti menekankan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas. Ia berpesan agar mahasiswa tidak menentukan hak pilih hanya sekadar mengikuti tren atau paksaan pihak lain. Sebaliknya, pemilih muda harus memahami secara utuh visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan agar mampu melahirkan kebijakan pemerintah yang positif bagi bangsa.

Lebih lanjut, ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadi garda terdepan dalam memberantas hoaks di media sosial. Setiap informasi kepemiluan yang beredar harus diverifikasi kebenarannya melalui sumber resmi pemerintah sebelum dibagikan, guna menjaga iklim demokrasi yang damai dan kondusif. Merespons tantangan rendahnya partisipasi pemuda, Ibu Sitti menegaskan komitmen KPU yang terus menggencarkan pemutakhiran data dan edukasi via podcast maupun YouTube di masa non-tahapan.

Bawaslu Kota Kupang memandang paparan teknis penyelenggaraan dari KPU ini sebagai pelengkap yang esensial. Sinergi dan kesamaan visi antara kedua lembaga ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kritis, melek aturan, dan secara aktif mengawal kedaulatan suara rakyat dari segala bentuk kecurangan.***

Penulis : Exel (Mahasiswa Magang Universitas Uyelindo)

Editor : Huda

Foto : Humas