Lompat ke isi utama

Berita

Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

Prosesi Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkup Bawaslu Kota Kupang.

Bawaslu Kota Kupang - Memperingati hari lahirnya Pancasila, Bawaslu Kota Kupang mengadakan upacara yang dipimpin Bapak. Leonardus L.Liwun, S.Ag dan diikuti seluruh staf Bawaslu Kota Kupang, mahasiswa magang dari kampus Universitas Nusa Cendana Kupang, serta 2 (dua) orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bawaslu Kota Kupang yang bertempat di Halaman Kantor Bawaslu Kota Kupang, Senin(02/06/2025).  

Dalam amanatnya Leo mengutip Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia tentang Pancasila bukan hanya sekendar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila dengan latar belakang  suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu yang mana dari sila pertama hingga sila kelima terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Oleh karena itu, upacara memperingati hari Pancasila kita diberi amanat melalui Asta cita yang mana kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi\pembaharuan nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan.

Pertama, dalam dunia pendidikan kita perlu menanamkan Pancasila sejak dini bukan sekedar dalam pelajaran formal, akan tetapi dalam praktik kehidupan kita sehari-hari seperti sekolah dan universitas yang seharusnya menjadi tempat yang lahirnya generasi yang cerdas baik secara intelektual, tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral.

Kedua, di lingkungan pemerintahan dan birokrasi nilai-nilai Pancasila harus dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak pada rakyat. Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, dan bukan saja kepentingan kelompok atau golongan.

Ketiga, dalam bidang ekonomi perlu memastikan pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, akan tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia. Contohnya sendiri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kerakyatan, dan koperasi harus terus diperhatikan dan diberdayakan agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam kemajuan bangsa.

Keempat, dalam ruang digital kita harus membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukanlah ruang bebas nilai baik etika, toleransi, dan saling menghargai tetap harus ditegakkan, sehingga Pancasila menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun media digital lainnya. Untuk itu mari kita perangi dan hilangkan hoaks, ujaran kebencian dan provokasi dengan literasi digital dan semangat gotong-royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Peringatan Hari Lahirnya Pancasila akan menjadi pengingat bagi kita bahwa masa depan bangsa ada di tangan kita sendiri yang menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara.

Dirgahayu Pancasila!!!                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             

Penulis : Solly Purba & 

Foto : Humas Bawaslu Kota Kupang

Editor : Huda