Wujud dukungan pengawasan, AJI Kota Kupang serahkan buku ke Bawaslu Kota Kupang
|
Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni, di dampingi Anggota Yunior A. Nange, dan Susiani Kanaha saat menerima penyerahan buku "Gerakan Pengawasan Pemilu Berbasis Teknologi" oleh Ketua Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang, Marthen L. CHR. W. Bana saat penandatanganan MOU pengawasan partisipatif di Hotel On The Rock Kupang, Senin, (29/8/2022).
Bawaslu Kota Kupang - Dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya, Bawaslu bukanlah lembaga super, yang dapat melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawabnya secara sendiri. Bawaslu membutuhkan banyak dukungan, masukan dan keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan pengawasan tahapan pemilu.
Hal tersebut di atas, merupakan garis besar pernyataan dari Anggota Bawaslu Kota Kupang, Yunior A. Nange,S.IP, saat kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 20 lembaga, di Aula Rapat Hotel On The Rock Kupang, Jl. Timor Raya pada hari Senin, (29/8/2022).
"Bentuk pelibatan masyarakat saat ini yang sedang dilakukan oleh Bawaslu Kota Kupang yakni dengan mengajak Organisasi Masyarakat Sipil, Organisasi Kepemudaan, Kelompok Disabilitas, Media/Pers dan Perguruan Tinggi yang berdomisili di Kota Kupang untuk mengambil bagian dalam kegiatan pengawasan" kata Adi, sapaan akrab anggota Bawaslu Kota Kupang tersebut.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang, Marthen L. CHR. W. Bana, merasa bahwa momen penandatanganan MoU pengawasan partisipatif merupakan kesempatan yang baik untuk menyerahkan buku yang di tulis oleh tim Mata Massa dengan judul Gerakan Pengawasan Pemilu Berbasis Teknologi.
Menurut Marthen, buku yang di terbitkan AJI Jakarta ini, merupakan hasil pengawasan jurnalis atas pelaksanaan tahapan pemilu. Buku ini bisa menjadi masukan yang baik untuk pelaksanaan pengawasan.
Pada kesempatan tersebut, Marthen secara langsung menyerahkan beberapa buku kepada Ketua Bawaslu Kota Kupang.*(ded)